pada tulisan saya kali ini saya bukan ingin berbangga dengan kesedihan saya yang belum kunjung reda, saya menuliskan ini dengan maksut dan tujuan untuk menjadikan pengalaman saya sebagai pelajaran bukan hanya untuk saya sendiri.
saya hanya mencoba membagi pengalaman sedih dan senang saya dengan semuanya.
4huruf sederhana ABIL yang berarti besar untuk hidup saya.
4huruf yang benar-benar mengubah hidup saya.
saya yang dulu menganggap gak ada cowok serius .
saya yang dulu gak pernah suka cowok romantis.
saya yang dulu sering berdebat dengan keluarga saya.
saya yang dulu sering kabur dari rumah tiap ada masalah.
saya yang dulu mengharuskan keinginan saya terpenuhi.
saya yang dulu menjauhi saudara saya.
yaa, 4huruf itu mengubah saya menjadi saya yang sekarang.
banyak yang mengatakan pada saya, dy cuek dan gimana bisa saya betah dengan cowok super duper cuek seperti dy.
saya hanya tersenyum, tersenyum juga hati saya.
dy sama sekali bukan cowok cuek seperti kelihatan nya.
dy satu-satunya cowok yang paling romantis yang saya sukai.
sebelumnya saya menganggap cowok romantis itu cowok gak serius yang dengan segala cara gombal supaya dipercaya cewek.
tapi beda dengan dy.
saya yang dulu gak suka bunga, gak bisa bilang sayang secara langsung sama cowok dan saya pun bisa pada akhirnya.
saya yang akhirnya merindukan bunga mawar putih tiap bulan nya.
saya yang akhirnya bisa bilang sayang secara langsung walaupun bisa dihitung dengan jari pada 1tangan (kurang dari 5kali sepertinya, tapi setidaknya pernah)
dy mengubah semua keegoan saya di mata keluarga saya.
saya tidak lagi hesty yang slalu berdebat dan menganggap diri saya benar.
saya tidak lagi hesty yang kabur dari rumah tiap ada masalah.
saya tidak lagi hesty yang semua keinginan nya harus terpenuhi.
bagaimana bisa?
seorang hesty yang sekeras itu, lebih keras dari batu.
saya seorang hesty yang keras kepala tapi berhati tipis.
saya gak bisa dibentak, itu bisa membuat saya sangat sakit hati.
lalu bagaimana bisa 4huruf itu membuat saya berubah?
19 laki-laki yang pernah mampir di kehidupan saya pun bahkan gak bisa membuat saya berubah sedikit pun, gak beranjak dari tempat semula mungkin mereka gak pernah menemukan cara yang tepat untuk membujuk saya dan mengubah saya.
saya yang keras dan semakin dikerasin malah memberontak.
tapi bagaimana 4huruf itu bisa?
dy gak pernah marah apalagi membentak saya.
kalau saya marah dy memilih diam namun tetap berada di samping saya dan menggenggam erat tangan saya, menunggu kemarahan saya mereda dan hati saya tenang.
setelah saya tenang dan kemarahan saya mereda, dy mulai berbicara dengan lembut dan benar-benar terpancar dari mata nya ketulusannya.
dy tidak sedikit pun memojokan saya.
dy berbicara apa adanya dan membalikan "kalau kejadian itu terjadi pada saya"
kejadian itu berulang kali mampir di hidup saya.
dan ketulusan nya yang mengubah saya.
saat 4huruf itu pergi, dy tidak benar-benar pergi.
dy hanya mencoba mengubah hubungan kami menjadi lebih baik, pertemanan lebih abadi kan?
:)
saat dy bukan lagi menjadi pacar saya, bukan berarti saya harus menjadi hesty yang dulu dengan sejuta sifat buruknya.
saya masih proses mengubah diri tapi dengan cara berbeda.
ketulusan saya lah yang harus meggantikan ketulusan 4huruf itu.
niat saya lah yang harus lebih kuat dari niat 4huruf itu dulu.
dengan tidak adanya 4huruf itu bukan berarti hidup saya terhenti dan proses perbaikan diri saya terhenti juga.
dy tetap menjadi motivasi untuk saya.
dan saya tetap berterimakasih atas segala yang dy berikan yang sama sekali tidak bisa saya balas.
4huruf itu ABIL.
dan saya menunggu pertemuan kembali dengan nya dengan keadaan berbeda untuk menunjukkan keberhasilan saya memperbaiki diri.
terimakasih ABIL.
sampai bertemu kembali :)
Sabtu, 22 Januari 2011
Minggu, 19 Desember 2010
membohongi diri sendiri gak selamanya buruk
Hari ini saya belajar sebuah hal dari sesuatu yang tidak saya sengaja prosesnya terjadi hari ini. Seperti sebuah inspirasi yang datangnya kita tidak pernah tahu, demikian pula sebuah rangkaian proses yang mampu membuat kita berpikir bahwa hidup mampu dihadapi dengan cara yang mudah dan tidak terduga.
Hari ini saya belajar dari teman saya. Suatu sore, teman saya Rya merencanakan untuk ke Bekasi Square bersama saya dan teman-teman saya yang lain. Kami naik motor berdua-dua, saya dengan pepi, rya dengan erry dan fanny dengan ngawi. Lalu sesampainya di parkiran motor Bekasi Square tiba-tiba Rya berteriak panik karena kacamatanya ketinggalan di musholla. Padahal tadinya kami semua termasuk Rya bercanda-canda sepanjang perjalanan. Saya yang tau kalau Pepi yang menyimpan kacamata pada saat kacamatanya tertinggal di musholla menahan tawa dan pura-pura ikut panik. Sampai akhirnya saya dan pepi mengaku kacamata nya sudah disimpan oleh Pepi.
Ketika itu saya terpikir sebuah hal yang menurut saya luar biasa, waktu Rya gak sadar kalo kacamatanya hilang, mukanya tenang banget. dan pada saat Rya sadar kacamatanya gak ada, Rya langsung panik. Asik juga kali ya, kalo kita pura-pura gak tau sama keadaan kita yang serba susah begini?
Tring! tiba-tiba lampu di atas kepala saya seperti langsung switched-on. Saya langsung ingat kepada kata-kata seorang pemain film senior kepada junior-juniornya, agar akting kita sempurna yang pertama-tama harus dilakukan adalah kita harus 'membohongi' diri kita sendiri. 'Membohongi' diri sendiri yang pasti dalam maksud yang positif, ya. Bukankah menjalani hidup semudah itu? Kita 'bohongi' saja diri ini, kita 'pura-pura' tidak tahu kalau hidup ini susah. Anggap saja kita tidak tahu kalau hidup ini sesusah itu.
"Eh hesty, nggak gitu juga kali, ya kali bisa bohongin diri kita sendiri, wong perasaan lo juga selalu nangis setiap kali masuk kamar abis pulang kuliah, woo!" Naluri saya yang saya sebut teman khayal tiba-tiba menyosor bilang seperti itu tadi. Seketika juga saya membalas kata-kata teman khayal saya tersebut, "Heh! ya iya sih gue emang sering galau, tapi supaya hidup ini seimbang mulai saat ini logika sama perasaan itu harus seimbang, mama pernah kok bilang gitu!"
Ya, memang seperti itu, agar hidup kita seimbang seperti Elizabeth Gilbert di film Eat, Pray, Love, logika dan perasaan kita harus seimbang, harus bisa memaafkan dan mengikhlaskan hal-hal pahit yang pernah terjadi di dalam hidup. Hidup itu masih terlalu panjang untuk dijalani, ditangisi, atau bahkan dikhawatirkan. Hidup Anda adalah sebuah kanvas kosong yang masih harus dipenuhi dengan guratan warna indah, sementara yang lainnya masih terus menggurat warna di kanvasnya, Anda hanya duduk terpaku mengingat kesedihan Anda di depan kanvas tanpa melakukan apa-apa. Jalan terus dan 'bohongi' diri Anda.
Sementara teman khayal saya yang saya sebut naluri menjawab santai, "Gue ikut aja deh apa kata lo!" Lalu saya sendiri (logika) tersenyum menang terhadap teman khayal (perasaan) saya tersebut.
Kamis, 02 Desember 2010
SQL
Structure Query Language (SQL) merupakan komponen bahasa relational database system. SQL merupakan bahasa baku (ANSI/SQL), non procedural, dan berorientasi himpunan (set-oriented language). SQL dapat digunakan baik secara interaktif atau ditempelkan (embedded) pada sebuah program aplikasi.
Komponen-Komponen SQL :
a. Data Definition Language (DDL) :
Digunakan untuk mendefinisikan data dengan menggunakan perintah : create, drop, alter.
1. CREATE TABLE
Fungsi : membuat tabel
Sintaks : CREATE TABLE tbname
(col 1 data type data spec,
col 2 data type data spec,
.
.
PRIMARY KEY (col1,……))
Contoh :
CREATE TABLE PERSONEL
(REGNO CHAR(10) NOT NULL,
NAME CHAR(45) NOT NULL,
ADDRESS CHAR(45),
BIRTH DATE NOT NULL WITH DEFAULT,
PRIMARY KEY (REGNO))
NULL
Spesifikasi NULL, NOT NULL, NOT NULL WITH DEFAULT
NULL :
dapat diinterpretasikan sebagai nilai yang tidak diketahui atau tidak tersedianya suatu nilai. Null bukan berarti kosong (blank) atau 0 (Nol)
NOT NULL :
pemakai atau program harus memberikan nilai-nilai pada saat memasukkan record
NOT NULL WITH DEFAULT :
nilai default disimpan pada saat record dimasukkan tanpa nilai yang ditentukan untuk kolom ini.
Nilai default-nya :
Nol untuk tipe field NUMERIC
Blank untuk tipe field CHARACTER
CURRENT DATE untuk tipe field DATE
CURRENT TIME untuk tipe field TIME
Pada saat membuat tabel, salah satu atribut tersebut di atas dispesifikasikan pada sebuah kolom.
2. CREATE VIEW
Fungsi : membuat tabel view.
View merupakan bentuk alternatif penyajian data dari satu atau lebih tabel. View dapat berisi semua atau sebagian kolom yang terdapat pada tabel dimana kolom tersebut didefinisikan.
Tujuan membuat view :
• Meningkatkan keamanan data
• Meningkatkan kemandirian data
• Penyederhanaan bagi end user (data yang sedikit, nama-nama kolom yang baru dan dapat dibaca dengan lebih baik)
Properti :
• Tidak terdapatnya data tambahan
• View mencakup subset kolom dan / atau baris
• View dapat berisikan data dari beberapa tabel dan / atau tabel-tabel view lainnya
• View dapat berisikan perolehan data, misal : nilai rata-rata
• Manipulasi data melalui view terbatas
Sintaks : CREATE VIEW viewname (column1, column2, ……..)
AS SELECT statement FROM tbname
[WITH CHECK OPTION]
Keterangan : View-name : nama view yang akan dibuat. Column : nama atribut untuk view Statement : atribut yang dipilih dari tabel basis data. Tabel-name : nama tabel basis data.
Contoh :
CREATE VIEW VPERSON (REGNO, NAME) AS
SELECT REGNO, NAME FROM PAUL.PERSONEL
3. CREATE INDEX
Fungsi : membuat index
Sintaks : CREATE [UNIQUE] INDEX indexname ON nama_table (nama_kolom)
Contoh :
CREATE UNIQUE INDEX PRSONIDX
ON PERSONEL(REGNO)
Dengan indeks memungkinkan suatu tabel diakses dengan urutan tertentu tanpa harus merubah urutan fisik dari datanya dan dapat pula diakses secara cepat melalui indeks yang dibuat berdasar nilai field tertentu. Spesifikasi UNIQUE akan menolak key yang sama dalam file.
4. DROP TABLE
Fungsi : menghapus Tabel
Sintaks : DROP TABLE tbname
Contoh : DROP TABLE PERSONEL
Dengan perintah itu obyek lain yang berhubungan dengan tabel tersebut otomatis akan dihapus atau tidak akan berfungsi seperti :
- semua record dalam tabel akan terhapus
- index dan view pada tabel akan hilang
- deskripsi tabel akan hilang
5. DROP VIEW
Fungsi : menghapus view
Sintaks : DROP VIEW viewname
Contoh : DROP VIEW VPERSON
6. DROP INDEX
Fungsi : menghapus index Sintaks : DROP INDEX indexname
Contoh : DROP INDEX PRSONIDX
7. ALTER
Fungsi : merubah atribut pada suatu tabel
Sintaks : ALTER TABLE tbname
MODIFY (nama_kolom tipe_kolom) ADD (nama_kolom tipe_kolom [[before, nama_kolom]]) DROP (nama_kolom tipe_kolom)
Contoh : merubah Tabel TABX dengan menambah Field D.
ALTER TABLE TABX
ADD D CHAR(3)
b. Data Manipulation Language (DML) :
Digunakan untuk memanipulasi data dengan menggunakan perintah : select, insert, update, delete.
Data Manipulation Language merupakan bagian terpadu bahasa SQL. Perintah-perintahnya dapat dibuat secara interaktif atau ditempelkan pada sebuah program aplikasi. Pemakai hanya perlu menentukan 'APA' yang ia inginkan, DBMS menentukan 'BAGAIMANA' cara mendapatkannya.
1. INSERT
Fungsi : menambah baris (record) baru
Sintaks : INSERT INTO tbname (col1, ...) VALUES (value1, ...)
Catatan :
Sintaks tersebut dapat digunakan jika jumlah kolom = jumlah nilai, tetapi jika dalam tabel semua kolom akan diisi dapat digunakan sintaks berikut ini : Sintaks : INSERT INTO tbname VALUES (value1, value2, ...) Nilai-nilai diisikan sebanyak kolom yang terdapat di tabel tersebut.
2. UPDATE
Fungsi : merubah record
Sintaks : UPDATE tbname SET field = ekspresi WHERE kondisi
3. DELETE
Fungsi : menghapus record
Sintaks : DELETE FROM tbname WHERE kondisi
4. SELECT
Fungsi : menampilkan record
Sintaks : SELECT [DISTINCT] colname FROM tbname [WHERE kondisi] [GROUP BY kondisi] [HAVING kondisi] [ORDER BY kondisi]
c. Data Control Language (DCL) :
Digunakan untuk mengontrol hak para pemakai data dengan perintah : grant, revoke.
1. GRANT
Fungsi : digunakan untuk memberikan izin akses kepada user
Sintaks : GRANT privileges ON tbname TO user
2. REVOKE
Fungsi : digunakan untuk mencabut izin akses kepada user
Sintaks : REVOKE privileges ON tbname FROM user
Rabu, 01 Desember 2010
I know there's sunshine behind that rain I know there's good times behind that pain
terkadang saya merasa kehidupan mempermainkan saya.
dalam beberapa detik saya dapat merasa perubahan senang ke sedih.
saya sering tertunduk lesu melihat bayangan kerapuhan saya.
cobaan demi cobaan datang tanpa jeda.
saya berdiri dalam topangan tangan-tangan orang-orang yang menyayangi saya.
namun harus sampai kapan saya mengharapkan topangan itu tetap ada ???
saya berkali-kali mencoba berdiri di atas kaki sendiri, tanpa topangan siapa pun namun berkali-kali pula saya terjatuh.
saya berkali-kali mencoba melangkahkan kaki saya, namun lagi-lagi saya terjatuh.
apa benar hidup saya sedang berjalan ?
atau hanya waktu yang berjalan namun saya masih berdiri di tempat yang sama ?
hidup saya sedang terhenti sedangkan waktu terus berjalan.
saya sering kali memarahi diri saya sendiri.
menuntutnya bergerak.
menuntutnya semakin kuat.
menuntutnya berhenti bersedih.
saya bukan hanya dikalahkan waktu, namun saya dikalahkan keadaan.
saya mencoba melihat sekeliling.
yang ada hanya motivasi dari orang-orang yang saya sayangi.
mama, papa, gopra, mbak santi, mbak dewi, mama tyas, kak sigit, mas bayu, ebi, pepih, rya, fira dan banyak yang tidak pernah bisa saya sebutkan satu per satu.
mereka memotivasi saya.
mengulurkan tangan nya untuk membantu saya.
bukan saya tidak mau menerima uluran tangan itu.
saya ingin beristirahat sebentar lalu saya akan mencoba bangkit sendiri.
walaupun sering kali terjatuh lagi.
namun saya akan bangkit lagi.
hanya saja berikan saya sedikit waktu, walaupun saya harus kalah dengan waktu.
namun saya pasti mengejarnya.
saya jatuh untuk bangkit.
saya ingin seperti bola di dalam air.
semakin ditekan ke dalam air, namun semakin kuat untuk keluar dari air.
semakin saya disakiti, saya harus semakin kuat untuk bangkit.
"I know there's sunshine behind that rain
I know there's good times behind that pain"
Sabtu, 13 November 2010
LAPORAN
Laporan singkat adalah garis besar dari apa yang klien ingin dicapai oleh pengawas desain. Berbekal alat-alat berpikir kreatif, pengaruh pribadi dan bahan sumber, seorang desainer dapat merespon singkat dan menghasilkan solusi kreatif untuk itu. Namun, harus dicatat bahwa ada dua jenis yang berbeda dalam laporan.
FORMAL
Sebuah laporan yang formal adalah dokumen tertulis yang diberikan kepada seorang desainer bersama dengan pendukung bahan referensi rincian yang jelas tujuan yang harus dipenuhi oleh desain. Kriteria tersebut dapat berhubungan dengan aspirasi kreatif, nilai-nilai estetika, pengembangan merek, atau tujuan yang lebih nyata, seperti merancang ulang website untuk mengkonversi lebih banyak hits menjadi penjualan. Tujuannya juga bisa kurang nyata dan sulit untuk diukur, seperti meningkatkan profil perusahaan. Apa pun tujuan tersebut, memiliki laporan formal memungkinkan semua pihak yang terlibat untuk memahami apa yang dimaksudkan. Hal ini dapat dirujuk ke dalam proyek ini untuk memastikan bahwa itu adalah 'laporan yang sedang berlangsung', yang berarti desain yang diproduksi sesuai dengan persyaratan laporan itu.
INFORMAL
Jenis kedua laporan bersifat informal dan sering tidak lebih dari percakapan singkat atau panggilan telepon. Dalam hal demikian, penting bagi perancang untuk mencatat dan mengajukan pertanyaan untuk mendapatkan pemahaman yang jelas tentang apa yang diperlukan dan mengapa diperlukan. Ini adalah praktik yang baik untuk mengikuti percakapan informal dengan surat atau email yang dapat dikirim ke klien untuk memastikan bahwa ada pemahaman bersama tentang laporan itu. Ini juga meresmikan dan mengeraskan tujuan dan sasaran proyek. Metode briefing memungkinkan desainer untuk memasuki antusiasme klien, yang dapat memicu ide-ide selama percakapan.
Menulis ulang Laporan
Desainer sering menulis ulang laporan yang diterima dari klien karena melakukan hal itu memungkinkan tim desain untuk menelan persyaratan klien dan menyatakan kembali mereka dengan cara yang lebih kondusif untuk menghasilkan solusi. Ini mungkin melibatkan perubahan halus dalam bahasa atau lebih mendalam memikirkan kembali tujuan proyek. Sebagai contoh, klien mungkin berpikir bahwa mereka memerlukan situs web baru untuk meningkatkan penjualan, namun solusi yang lebih baik mungkin untuk mengembangkan materi pemasaran baru. Kegagalan desainer untuk memberikan hasil yang diharapkan mungkin karena miskin, samar-samar atau laporan yang disalahartikan. Menulis ulang laporan memberi tim desain kesempatan untuk menantang, memperjelas dan meluruskan kembali laporan untuk memastikan bahwa itu adalah jelas dan bahwa desain akhir memenuhi tujuan yang telah ditetapkan klien.
100% Desain
Rangkaian poster diciptakan oleh Blast untuk acara 100% Design. Laporan tersebut diperlukan suatu konsep menunjukkan bahwa kurang perusahaan dari tahun sebelumnya dan lebih menarik bagi peserta pameran desain potensial. Sebagai tanggapan, Blast menghasilkan konsep yang kuat yang mengakibatkan terlibat dalam kampanye didasarkan pada gagasan bahwa desain yang baik meningkatkan lingkungan. Menggunakan bermain halus pada konvensi kampanye lingkungan, gambar yang dihasilkan bertindak sebagai panggilan untuk tindakan untuk desainer untuk datang bersama-sama untuk memperbaiki lingkungan. Fotografer, Sanjay Kalideen, adalah penjelasan untuk menyusun gambar dramatis yang menyampaikan nuansa pemotretan model.
FORMAL
Sebuah laporan yang formal adalah dokumen tertulis yang diberikan kepada seorang desainer bersama dengan pendukung bahan referensi rincian yang jelas tujuan yang harus dipenuhi oleh desain. Kriteria tersebut dapat berhubungan dengan aspirasi kreatif, nilai-nilai estetika, pengembangan merek, atau tujuan yang lebih nyata, seperti merancang ulang website untuk mengkonversi lebih banyak hits menjadi penjualan. Tujuannya juga bisa kurang nyata dan sulit untuk diukur, seperti meningkatkan profil perusahaan. Apa pun tujuan tersebut, memiliki laporan formal memungkinkan semua pihak yang terlibat untuk memahami apa yang dimaksudkan. Hal ini dapat dirujuk ke dalam proyek ini untuk memastikan bahwa itu adalah 'laporan yang sedang berlangsung', yang berarti desain yang diproduksi sesuai dengan persyaratan laporan itu.
INFORMAL
Jenis kedua laporan bersifat informal dan sering tidak lebih dari percakapan singkat atau panggilan telepon. Dalam hal demikian, penting bagi perancang untuk mencatat dan mengajukan pertanyaan untuk mendapatkan pemahaman yang jelas tentang apa yang diperlukan dan mengapa diperlukan. Ini adalah praktik yang baik untuk mengikuti percakapan informal dengan surat atau email yang dapat dikirim ke klien untuk memastikan bahwa ada pemahaman bersama tentang laporan itu. Ini juga meresmikan dan mengeraskan tujuan dan sasaran proyek. Metode briefing memungkinkan desainer untuk memasuki antusiasme klien, yang dapat memicu ide-ide selama percakapan.
Menulis ulang Laporan
Desainer sering menulis ulang laporan yang diterima dari klien karena melakukan hal itu memungkinkan tim desain untuk menelan persyaratan klien dan menyatakan kembali mereka dengan cara yang lebih kondusif untuk menghasilkan solusi. Ini mungkin melibatkan perubahan halus dalam bahasa atau lebih mendalam memikirkan kembali tujuan proyek. Sebagai contoh, klien mungkin berpikir bahwa mereka memerlukan situs web baru untuk meningkatkan penjualan, namun solusi yang lebih baik mungkin untuk mengembangkan materi pemasaran baru. Kegagalan desainer untuk memberikan hasil yang diharapkan mungkin karena miskin, samar-samar atau laporan yang disalahartikan. Menulis ulang laporan memberi tim desain kesempatan untuk menantang, memperjelas dan meluruskan kembali laporan untuk memastikan bahwa itu adalah jelas dan bahwa desain akhir memenuhi tujuan yang telah ditetapkan klien.
100% Desain
Rangkaian poster diciptakan oleh Blast untuk acara 100% Design. Laporan tersebut diperlukan suatu konsep menunjukkan bahwa kurang perusahaan dari tahun sebelumnya dan lebih menarik bagi peserta pameran desain potensial. Sebagai tanggapan, Blast menghasilkan konsep yang kuat yang mengakibatkan terlibat dalam kampanye didasarkan pada gagasan bahwa desain yang baik meningkatkan lingkungan. Menggunakan bermain halus pada konvensi kampanye lingkungan, gambar yang dihasilkan bertindak sebagai panggilan untuk tindakan untuk desainer untuk datang bersama-sama untuk memperbaiki lingkungan. Fotografer, Sanjay Kalideen, adalah penjelasan untuk menyusun gambar dramatis yang menyampaikan nuansa pemotretan model.
Langganan:
Postingan (Atom)
all about my live
Terimalah saat ini dan semua yang akan datang sebagai KARUNIA. Tuhan adalah pemberi yang tidak pernah berhenti memberi.
sapta rini families
the best family in the world
hadiwijono fams
dad's fams
urha ririk
my bestie
my best friends
they're the best thing in my live
atriiin
best friends
4ia14 woman
cewek-cewek yg doyan ktawa tanpa henti


